Semu~
"Perasaan apa ini ?" tanyaku dalam hati .
memang , kamu sudah menjadi siluet dari masa laluku , kehadiran mu hanya ada di masa lalu . tapi mengapa bayang-bayangmu masih ada di setiap hari-hariku , di setiap nafasku , bahkan di setiap pandangan mataku ?
aku sudah lewati asam manis hidup denganmu . senang , sedih , galau , pertengkaran , romantis , semuanya denganmu . tapi apa daya , semua itu berakhir dengan air mata .
semua memang keinginanku untuk mengakhiri hubungan yang mengikat antara kita . tapi , aku mempunyai alasan mengapa aku mengambil keputusan untuk meninggalkanmu . bukan aku tak sayang , bukan aku tak cinta , dan bukan juga karena orang lain , tapi karenamu . karena mu yang tak bisa menjaga harga dirimu , menjaga nama baik mu bahkan martabatmu . salahkah aku meninggalkan mu karena semua itu ? SALAH ! ya , memang salah . seharusnya aku tak meninggalkanmu di saat kamu mendapat masalah . seharusnya aku mendampingimu dengan setia , membantumu , dan menyelesaikan nya bersama-sama .
aku pun tak tau mengapa saat itu aku meninggalkanmu dengan begitu mudahnya . mungkin karena sudah terlalu banyak beban yang kamu beri kepadaku :"
dan mungkin semua itu yang membuatmu membenciku . aku tau rasanya dikhianati , aku cukup tau rasanya ditinggalkan . dan aku tau , seribu maaf pun tak cukup untuk mengatasi sakit hatimu . tapi aku harus berbuat apalagi ? untuk kembali padamu pun rasanya tak mungkin . kita sudah terlalu saling menyakiti . satu demi satu masalah bermunculan di antara kita . dan tak satupun berakhir dengan jalan damai . dengan tak disengaja masalah-masalah itu menyisakan dendam di hati sedikit demi sedikit hingga menjadi bukit .
seperti saat ini , dimana kita kembali beradu mulut , cekcok dan berdebat demi hal yang tak bernilai samasekali . bukan karena sifat kita yang terlalu kekanak-kanakan , tapi karena dendam kita yang semakin memuncak hingga menyebabkan perasaan emosi saat kita bersama . lambat laun , perasaan yang dulu dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang berubah menjadi kebencian .
sebenarnya harapanku hanya satu , hubungan kita bisa kembali baik walau hanya sekedar sahabat atau teman dekat . karena sejauh ini , sebenarnya aku masih sering mengamatimu dari jauh . mungkin kamu tak menyadarinya . tapi ketahuilah , setiap hari aku mengkhawatirkan keadaan mu , aku selalu ingin tau apa yang terbaru darimu . entah perasaan apa itu , yang jelas aku tidak ingin benar-benar jauh darimu .
hari berganti hari . sakit hatimu karenaku hilang dan berganti dengan lain hati . perempuan itu , ya aku mengenalnya .
aku cukup senang kamu sudah bisa membuka hati untuk orang lain . perasaan bersalah karena meninggalkan mu pun perlahan hilang .
tapi mengapa perasaan bersalah itu kini menjadi perasaan sakit ?
mengapa hatiku terasa sakit melihatmu dengannya ? mengapa rasanya perih saat melihatmu berjanji kepadanya ? janji yang sama yang pernah kamu ucapkan padaku .
sejak saat itu , setiap malamku kuhabiskan hanya dengan melamunkan mu . aku takut , aku takut jika kamu akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan dengannya . aku tak tau mengapa aku merasa "takut" . apakah itu cemburu ? apakah itu berarti aku masih mencintaimu ? kurasa tidak . aku sudah tidak mengharapkanmu kembali padaku , aku juga tidak mengharapkanmu kembali mencintaiku . tapi mengapa perasaanku seperti ini ? sungguh aku mengharapkan hubungan mereka tidak berlanjut .
harapanku sedikit terkabulkan . aku mendengar kabar , bahwa mereka ternyata masih mempunyai hubungan darah . mereka saudara ! aku juga tidak menyangka mengapa semuanya serba kebetulan seperti ini .
kini , mereka sedang dilanda keraguan , antara melanjutkan hubungan mereka , atau saling melupakan .
harapan ku masih sama , AKU TAK MENGINGINKAN MEREKA BERSAMA :')
with smile ,


Hello everybodeeh, it's still me, Lily. oh no no, you can call me Lilo, or ehmm Pradipta. it's up to you.
Travel to Makkah
